Jumat, 11 Juni 2010

Buku Fisika, Gudang Ilmu atau ....?

Terkadang orang berpikir, belajar Fisika itu sangat membosankan. Masyarakat berpikir demikian karena yang mereka dapat dari belajar Fisika itu, seperti rumus yang sangat banyak, ruang kelas yang panas dan suram, guru yang mengajar secara monoton, suasana yang selalu diam tanpa diskusi, dan masih banyak lagi. Itu hanya sebagian kecil sebab mengapa masyarakat benci Fisika.
Sebenarnya, untuk membuat Fisika itu menyenangkan kita terlebih dahulu buat pelajaran itu menarik agar mudah diterima sehingga pertama-tama yang perlu kita benahi adalah medianya.Buku Fisika, buku adalah gudang ilmu dan untuk membukanya kita harus berusaha mencari kuncinya dulu. Namun terkadang kuncinya ini hilang sehingga kita sulit membukanya karena letaknya yang kita tidak pernah bisa temukan. Inilah masalah dari buku, cara penyampaian isi buku itu sendiri. Buku Fisika yang dikenal masyarakat sekarang, yaiut isinya yang hitam putih, gambarnya yang kaku, kata-kata yang sulit dimengerti oleh sebagian masyarakat, dan lebih mnengarah pada penghafalan rumus daripada konsep.

Sehingga buku fisika ini harus disusun secara semenarik mungkin, bukan berarti bila ada gambar sudah dianggap menarik. Buku yang menarik itu adalah buku yang mengajak pembacanya untuk terus membacanya. seperti disertai dengan penjelasan konsep dasar komik misalnya, kertas buku yang berkualitas bagus, tidak terlalu padat isinya (karena bila padat orang akan terkesan bosan untuk membacanya), dilengkapi dengan penyelesaian masalah melalui eksperimen yang murah dan menyenangkan. Itulah sebenarnya buku Fisika yang baik, buku yang mengajak pembacanya untuk terus membacanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar